Saat adzan berkumandang, terkadang seorang pebisnis sedang sibuk dengan segala urusannya. Ada yang sibuk dengan dagangannya, ada yang sedang meeting, mengecek stok barang, sedang membuat konsep kejar target, dan segudang aktivitas bisnis lainnya demi kemajuan dibidang bisnisnya.
Padahal yang kita harapkan bukan hanya kemajuan dan keuntungan yang melimpah, tapi lebih dari itu, sebagai pengusaha muslim kita ingin mendapatkan keberkahan dari Alloh swt, salah satu caranya dengan menjaga Sholat kita.
Ketika Allah swt memanggil, terkadang dengan mudahnya kita mengabaikan panggilan tersebut dengan alasan bahwa waktu Sholat masih panjang. Hal ini mungkin sering kita lakukan, disadari atau tidak. Dengan alasan tanggung oleh aktivitas yang sedang dilakukan
Padahal, jika saja kita mampu bersikap tegas terhadap diri sendiri. Dengan sekuat daya dan upaya melawan hawa nafsu dan bisikan syaitan untuk kita menunda-nunda sholat, InsyaAlloh kita akan mampu melakukan salah satu amalan yang dicintai Allah swt, yakni sholat di awal waktu.
Abdullah Ibnu Mas’ud RA berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, amal perbuatan apa yang paling afdhal?” Beliau menjawab, “Shalat tepat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Lalu apa lagi?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa lagi, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari)
Tentu untuk dapat melaksanakan Ibadah Sholat tepat waktu diperlukan ilmu, iman dan tekad yang kuat.
Oleh karenanya kita dituntut untuk senantiasa meningkatkan kualitas ibadah sholat kita salah satu caranya dengan menambah ilmu dalam hal Ibadah Sholat.
Bukankah ibadah Sholat adalah amalan yang pertama akan dihisab nanti di akhirat, seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW dalam haditsnya, “Yang pertama dihisab dari amalan hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, ia beruntung dan selamat. Akan tetapi jika shalatnya kurang, ia merugi.”
Abul Aliyah mengatakan, “Aku akan bepergian beberapa hari untuk menemui seseorang, dan yang pertama kali akan kulihat darinya yaitu shalatnya. Jika ia mendirikan shalat dengan sempurna dan tepat waktu, maka aku akan bersamanya, dan mengambil ilmu darinya. Jika kutemukan ia tidak mempedulikan shalat, maka aku akan meninggalkannya dan mengatakan kepada diriku bahwa selain daripada itu (shalat), pastilah dia lebih tidak peduli lagi”
Begitu banyak dalil-dalil yang menyuruh kita mengerjakan Sholat tepat waktu. Oleh karena itu mari kita berusaha sekuat tenaga untuk menunaikan ibadah shalat setiap harinya dengan baik dan benar. Benar dalam arti sesuai dengan Sunnah, Baik dalam arti mengerjakannya Semata-mata hanya karena Allah dan melaksanakan shalat dengan tidak menunda2 waktunya. "Siapa yang menjamin hidup kita sedetik lagi sehingga dengannya kita menunda pelaksanaan shalat, padahal waktunya telah tiba dan tak ada halangan syar’i untuk menunda?”
Sudah shalat 5 waktukah anda hari ini? Sudah baik dan benar kah shalat anda? Berjama’ah kah? Dan sudah tepat waktu kah?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar