Rabu, 16 Desember 2015

Sebagai manusia tak dapat dipungkiri kesedihan terkadang menempa kita. Sedih karena harus berpisah dengan orang yang dicintai, sedih karena tak kunjung dikaruniai anak, ataupun lainnya. Tapi sebaik-baik kesedihan adalah sedih karena dosa-dosa yang telah terlanjur kita lakukan.

Diantara jutaan manusia ada yang mengobati kesedihannya dengan kesenangan duniawi semata, yang pada hakikatnya bukan menyelesaikan masalahnya atau mengobati kesedihannya. Malah sebaliknya... 

Bersyukurlah kita karena Allah swt menolong kita, Allah swt membimbing kita untuk yang mengobati kesedihan itu dengan amalan sholih.

Salah satunya dengan membaca Al-Qur'an. 
Firman Allah Swt dalam Al-Quran :

أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ (٢٨
"Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." (QS Ar Ra'd:28)


Dalam ayat lain, Allah subhanahu wata’ala berfirman:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا (82)
“Kami telah menurunkan ayat-ayat Al-Qur’an untuk menjadi obat dan rahmat bagi orang-orang beriman. Adapun orang-orang kafir, ketika mereka mendengar bacaan Al-Qur’an, mereka semakin sesat karena mendustakannya.” (QS Al Isra, 17: 82)

Semakin lama Al-Quran dibaca, InsyaAllah secara otomatis akan semakin tertutupi beban perasaan di hati. Jika rutin diamalkan tiap hari, maka setiap hari pula beban perasaan tertutupi.

Oleh karena itu sahabatku,
obat hati yang sakit adalah Al Qur’an. Maka perbanyaklah membaca, mentadabburnya, serta mengikuti petunjuk dan arahannya. Insya Allah hati kita akan menjadi tenteram.

Wallahu 'alam ... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar